KICAU MANIA

My WordPress Blog

Merawat Murai Batu Agar Cepat Gacor

Merawat Murai Batu Agar Cepat Gacor

Murai Batu (Copsychus malabaricus) dikenal sebagai burung yang cantik. Burung berekor panjang ini memiliki suara kicau sangat merdu. Sebab itu, sangat banyak peminat burung yang menyukainya. Apalagi jika burung ini bersuara (gacor). Harga jual bisa melambung tinggi.

Namun, perawatan burung murai termasuk burung yang tidak mudah. Tidak jarang mengeluh bahwa burung sangat mudah sakit. Nah, bagi Anda yang ingin merawat burung murai bisa mengikuti tips berikut ini.

Istilah lain burung Sebelum dimandikan, burung ini diangin-anginkan dengan cara diletakkan di luar rumah. Tujuannya agar burung dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Anda dapat melakukan proses ini sekitar 30 menit.

Merawat Murai Batu Agar Cepat Gacor

Berikut ini adalah cara merawat burung murai batu agar cepat bunyi dan gacor tiap harinya.

  • Memandikan Burung.

anda bisa memandikan burung dengan cara disemprot atau dimandikan di dalam sangkar. Burung yang bersih akan kebal terhadap penyakit.

  • Menjaga Kebersihan Sangkar.

Seekor burung yang sehat tergantung pada kebersihannya. Oleh karena itu, Anda harus rutin membersihkan sangkar burung dengan membuang kotoran burung dan mengganti air burung setiap hari.

  • Memberi Makan Tepat Waktu.

Setelah mandi, saatnya burung diberi makan pagi. Anda bisa memberikan jangkrik sebagai pakan. Berikan porsi makan yang sesuai, misalnya sebanyak lima ekor.

Dalam memberikan jangkrik ini ada trik tersendiri. Anda tidak harus memberikannya langsung dengan tangan. Tetapi Anda harus meletakkannya di tempat makanan burung. Fungsinya, agar burung bergerak agar tidak manja,

Pemberian pakan burung bisa anda lakukan pada pagi dan juga sore hari. Sedangkan untuk pemberian telur semut rang-rang (Kroto), cukup anda lakukan satu minggu sekali. Anda juga bisa memberikan berbagai makanan lain, seperti cacing. Jangan lupa berikan multivitamin dua kali seminggu agar burung menjadi sehat dan kuat.

  • Mengeringkan Burung.

Proses merawat burung selanjutnya adalah dengan menjemurnya. Lakukan proses penjemuran ini selama kurang lebih satu jam, penting juga untuk tidak menggantung murai di dekat murai yang lain.

  • Memberikan Masteran Suara Burung Lain.

Waktu terbaik untuk menghafal burung adalah sekitar jam 9 pagi sampai jam 3-4 sore. Karena pada saat itu, burung murai lebih mudah menangkap suara burung master. Anda dapat melakukan pengiriman ini dalam waktu sekitar 20-25 menit.

Baca juga : Bagaimana Burung Pleci Memberi Makan Anaknya

Membuat Lingkungan Burung Seperti Habitat Aslinya

Burung murai bisa lebih cepat gacor jika berada di lingkungan seperti habitat aslinya, anda bisa meletakkan ranting di kandang dan sering menggantung sangkar di pohon, Dapat membantu burung murai ke parutan dan cepat (gacor)

ke tempat dimana terdapat banyak pepohonan, suasana ini diperlukan agar burung murai tidak mudah stress.

Lakukan Pengumbaran Tiap 2 Hari

murai juga perlu umbar, umbar ini dimasukan ke dalam sangkar besar kurang lebih (1.100 cm xp, 250cm) fungsi umbar itu sendiri untuk melatih pernafasan burung, agar tidak cepat lelah.

Begitulah cara merawat burung murai batu (Copsychus malabaricus) yang benar. Hal penting yang perlu diingat ketika Anda merawat burung murai ini, ada empat proses penting yang tidak boleh dilewatkan. Keempat proses tersebut adalah kondensasi, memandikan dan mengeringkan burung, serta memberikan multivitamin burung yang memadai. Dengan begitu, murai menjadi sehat kuat cepat bunyi (gacor), dan tidak mudah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.