KICAU MANIA

My WordPress Blog

Tips Merawat Burung Ciblek Hasil Tangkapan Liar

Tips Merawat Burung Ciblek Hasil Tangkapan Liar

Pecinta burung kicau peliharaan biasanya mendapatkan burung ciblek dengan cara membeli atau menangkapnya dari alam liar.

Namun masalah yang sering terjadi pada hasil tangkapan burung ciblek adalah angka kematian yang tinggi.

Burung Ciblek yang berasal dari alam agak sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.

Hal ini menyebabkan stres berat dan meningkatkan resiko menangkap burung. Sebagai pecinta burung, tentu kita tidak akan membiarkannya itu terjadi.

Kita ingin ciblek hasil tangkapan liar bisa hidup dan makan seperti kebanyakan burung kicau lainnya.

Pastikan Anda Memilih Burung Ciblek Yang Lincah Dan Sehat

Saat anda ingin memelihara burung ciblek hasil tangkapan liar, atau hasil membeli dari pasar burung. Sebaiknya pastikan anda memilih burung yang sehat dan juga lincah, setelah itu lakukanlah perawatan seperti berikut ini :

Proses Adaptasi Kandang Baru.

Langkah pertama yang harus anda lakukan dalam merawat ciblek hasil tangkapan liar adalah dengan melakukan adaptasi terhadap kandang. Sebaiknya simpan burung dalam sangkar dan simpan pada tempat yang tenang agar burung cepat beradaptasi. 

Ciblek bisa anda masukan pada kandang dan menyimpannya minimal 3 hari pada tempat yang tenang dan lakukan penutupan pada kandang. Anda bisa menutupnya dengan koran, baju bekas ataupun juga kerodong.

Pemberian Makanan Yang Bertahap.

Burung ciblek rekap kali mengalami tingkat stres karena sulitnya beradaptasi terhadap makanan yang tidak sesuai dengan alam liarnya. Dalam menyikapi hal tersebut sebaiknya anda lakukan pemberian makanan secara bertahap.

Pada hari ke 4 lakukan pemberian pakan kroto / telur semut rang-rang yang sudah dicampur dengan voer halus. Lakukan hal tersebut secara bertahap sampai burung ini sudah terbiasa merasakan memakan voer.

Berikan Makanan Extra Fooding.

Ciblek adalah tipe burung yang memakan serangga saat berada di alam liar untuk mengisi asupan nutrisi. Dalam merawat ciblek sebaiknya anda juga memberikan extra fooding seperti jangkrik dan ulat hongkong. 

Anda bisa memberi 2 potong jangkrik dan ulat hongkong setiap pagi dan juga sore hari. Dengan lah tersebut tentu saja akan semakin mempermudah burung dalam beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Lepaskan Penutup Kandang Untuk Proses Dapatasi

Setelah melewati beberapa tahapan, jika sudah 1 minggu anda sudah bisa mencoba untuk membuka penutup kandang dan menggantung sangkar. Anda bisa menggantung sangkar di depan halaman rumah bawah pepohonan dan mengangin-anginkannya.

Jika anda merasa burung sudah mulai jinak, mulailah untuk menggantungnya depan rumah agar lebih terbiasa dekat dengan manusia. Pada tahap ini anda sebaiknya menggantung terlebih dahulu pada tempat yang lebih tinggi dan dan bertahap pindahkan gantungan lebih rendah.

Dalam melakukan perawatan ciblek yang berasal dari hasil tangkapan alam liar atau membeli dari pasar burung. Biasanya proses penjinakan sampai burung mau bunyi memakan waktu 3 sampai 4 bulan.

Jangan lupa untuk selalu memberikan makanan extra fooding seperti kroto, ulat hongkong dan jangkrik. Pemberiannya anda lakukan secara berkala dan selang seling saja dan jangan berlebihan.

Mungkin hanya itu saja yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini tentang perawatan ciblek dari hasil tangkapan liar. Semoga bisa bermanfaat untuk anda semuanya para pecinta burung kicau mania.

Baca juga : Merawat Murai Batu Agar Cepat Gacor

One thought on “Tips Merawat Burung Ciblek Hasil Tangkapan Liar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.